Minggu, 28 November 2010

"agama jepang" itu


suatu hari saya membuka situs pertemanan yg ternama yg di situ saya mempunyai akun, saya mencheck foto-foto yg beru saja di-upload, --> saya sering melakukan ini ketika beberapa hari saya tidak membuka situs pertemanan ini. saya melihat dua orang teman saya ditandai dalam sebuah album, karena foto terlihat bagus saya tertarik melihatnya, ohh ternyata kegiatan temen saya saat kelas libur rabu kemarin. saya juga sempat diajak, tapi saya ogah mengikutinya.

setelah puas melongok foto-foto tadi, saya hendak tahu siapa kiranya yg cukup mahir dalam hal mengambil gambar, ohh rupanya teman saya juga (yg saya belum kenal secara langsung, tapi saya tahu dia). saya lihat info profilnya, sebentar.... saya tertegun. di sana, dia mencantumkan agamanya : Agama:NSI (Nichiren Syosyu Indonesia)
asing bagi saya, asing sekali. mungkin saya kurang memperhatikan masalah menjamurnya agam-agama baru (ilegal) di negeri saya tercinta ini.

lumayan saya penasaran, saya segera menggooglingnya..
berikut hasil pencarian saya tentang NSI.

AJARAN Nichiren Syosyu Indonesia (NSI) memang gampang disebut: "Agama Jepang".
Setidaknya, ini tercermin dalam 15 fatwa DPP Walubi -- Perwalian Umat Budha Indonesia -- yang dua pekan silam menuding aliran ini "sesat".

( http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/1987/08/01/AG/mbm.19870801.AG29754.id.html )


Lembaga ini bernama Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia, yang disingkat NSI. Didirikan di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 1964 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia merupakan Lembaga Keagamaan dengan sumber Ajaran Gosyo-gosyo (sastra/Abidharma) yang ditulis/dibabarkan oleh Sang Buddha Pokok Niciren Daisyonin yang menerangkan makna tersirat dari Sadharmapundarika-Sutra Nam Myoho-Renge-Kyo.

Dalam menjalankan amanat Prasetya Dharma Niciren Syosyu Indonesia, maka Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia berdasarkan pada :

Prinsip Ekabuddhayana
Prinsip menjunjung tinggi kepada Triratna Niciren Syosyu (Ki E Sambo)
Pinsip Keluarga yang bersifat tiga kebajikan Buddha (Santoku)
Prinsip Sentralisasi
NSI berdasarkan asas Pancasila, dimana mempunyai lambang berupa huruf NSI dalam lingkaran yang dilukiskan dalam perpaduan warna biru tua dan putih.

Tujuan Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia, adalah membimbing umat PBDNSI untuk mewujudnyatakan tugasnya sebagai Bodhisatva Yang Muncul dari Bumi untuk menjalankan penyebarluasan Dharma Nam-Myoho-Renge-Kyo, agar setiap manusia dapat mencapai kebahagiaan mutlak sehingga terwujud suatu masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang bersatu adil, makmur dan beradab.

Untuk mencapai tujuan Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia menjalankan usaha-usaha :

Dibidang agama, mengadakan pembinaan dan penyiaran Dharma berdasarkan sumber ajaran dari Saddharmapundarika-Sutra yang dibabarkan oleh Buddha Sakyamuni dan Gosyo-gosyo (sastra/abidharma) yang ditulis oleh Buddha Pokok Niciren Daisyonin)

Menanamkan dan memperkokoh nasionalisme/patriotisme, berperan nyata dalam usaha-usaha mengatasi permasalahan masyarakat dalam segala aspek, yang pada hakekatnya adalah dengan merombak sebab pokok kesesatan jiwa manusia.
Menyelenggarakan upacara dan pelayanan keagamaan pada umat

Membangun, memelihara dan mengembangkan kuil, vihara, cetya, balai, gedung beserta sarana-sarana pendidikan lainnya.

Mengadakan pendalaman sumber ajaran serta mengadakan penelitian terhadap permasalahan umat/masyarakat

Mengadakan dan mengeluarkan penerbitan, penerjemahan buku, majalah dan bentuk-bentuk penerbitan lainnya.

Mewakili umat mengadakan komunikasi timbal balik dengan lembaga-lembaga keagamaan, pemerintahan dan oganisasi-organisasi atau badan-badan lainnya yang sah menurut undang-undang/peraturan-peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia

Mewakili umat mengadakan hubungan keagamaan/kepercayaan Dharma bukan hubungan organisatoris dengan Sangha Niciren Syosyu baik didalam maupun diluar negeri, dan hubungan persaudaraan dengan lembaga-lembaga keagamaan Niciren Syosyu di luar negeri.

Mengadakan usaha-usaha lainnya sesuai dengan sumber ajaran, prinsip asas serta tujuan Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia yang tidak bertentangan dengan undang-undang/peraturan-peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

( http://forumm.wgaul.com/showthread.php?t=47374 )

Sabtu, 20 November 2010

merindu bukan hanya untuk kekasih

kangen sama orang ini

* kangen sms nitip sesuatu pas dia pulang
* kangen muka juteknya
* kangen ngeliat dia pulang keujanan
* kangen di sms, "bilang ibu gw gak pulang".
* kangen nonton tipi bareng

walaupun gak begitu deket secara fisik, tapi saya tau dia sayang sama saya. walaupun jarang ngobrol, saya tau dia sayang sama ibu, dia sayang sama adik-adiknya, sama bapak.
walaupun dia jutek, lebih sering marah, kasar sama ibu, saya tau disana dia kangen sama rumah, sama suasananya. sejelek apapun rumah kita, suasananya, kita disini udah lebih dari 20tahun, dan ini rumah kita, kita harus senang, kita harus bahagia.
pesan : semoga, ketika lw udah pulang ada sesuatu dibawa, sesuatu yg bikin lw lebih ramah dan baik sama ibu.

nb : maap bbnya error #semogagakdibacaorangnya

Rabu, 17 November 2010

DIANA, Her Royal Highness Princess of Wales



Diana Frances Spencer merupakan anak kedua dari Edward John Spencer. Diana dilahirkan di Park House, Sandringham, di Norfolk, Inggris.

Diana mempunyai latar belakang keluarga kerajaan dan bangsawan. Dari ibunya, Diana mendapatkan darah Amerika. dan dari ayahnya Diana keturunan langsung Pangeran Charles II. Setelah perceraian ibu ayahnya, Diana telah tinggal bersama ayahnya.

Pada 1977, sewaktu berusia 16 tahun, Diana meninggalkan sekolah West Heath untuk menuntut di Institut Alpin Videmannete di Switzerland, di situ juga, Diana telah berkenalan dengan calon suaminya yang pada masa itu sedang keluar dengan kakaknya, Lady Sarah. Walaupun Diana tidak cemerlang dalam pelajarannya, beliau lebih bagus dalam bidang olahraga dan juga merupakan seorang penyanyi amatir yang baik.

Spencer telah dekat dengan Keluarga Kerajaan Inggris selama berabad-abad, meningkat dalam mendukung kerajaan selama tahun 1600-an. Nenek Diana, Ruth, Lady Fermoy, adalah seorang teman lama dan seorang wanita-dalam-menunggu untuk Ratu Elizabeth The Queen Mother. Ayahnya menjabat sebagai equerry kepada Raja George VI dan untuk Ratu Elizabeth II.

Dari pernikahannya pada 1981 hingga perceraiannya pada 1996 ia bergelar Her Royal Highness Princess of Wales. Dia Putri Diana umumnya disebut oleh media meskipun tidak memiliki hak untuk kehormatan tertentu, seperti yang dicadangkan untuk seorang putri oleh hak waris daripada perkawinan. Meskipun dia terkenal karena dia merintis kegiatan amal, Putri usaha filantropis yang dibayangi oleh skandal-plagued perkawinan. Pahit nya tuduhan perzinahan, mental, kekejaman dan tekanan emosional kepadanya dikunjungi oleh suaminya terpaku dunia untuk sebagian besar tahun 1990-an, pemijahan biografi, artikel majalah dan film televisi.

Dari saat pertunangannya dengan Pangeran Wales pada tahun 1981 hingga kematiannya dalam kecelakaan mobil pada tahun 1997, Diana dapat dikatakan sebagai wanita paling terkenal di dunia, unggulan selebriti perempuan dari generasinya: sebuah fashion icon, yang ideal kecantikan feminin, dikagumi dan ditiru bagi dirinya profil tinggi keterlibatan dalam isu-isu AIDS dan kampanye internasional menentang ranjau darat.


Selama hidupnya, ia sering disebut sebagai orang yang paling banyak difoto di dunia. Pengagum Baginya, Diana, Princess of Wales adalah model peran - setelah kematiannya, bahkan ada panggilan untuk dia dicalonkan untuk kesucian - sementara sang pengkritik melihat hidupnya sebagai kisah peringatan tentang bagaimana obsesi dengan publikasi pada akhirnya dapat menghancurkan individu.


walaupun pada masanya, saya terhitung masih anak-anak, dan gak ngerti siapa dia, dan apa pentingnya untuk dijadikan idola.
tapi karena ibu saya mengaguminya, saya kecil ikut-ikutan suka, yah pada waktu itu cuma karena dia cantik, dan selalu bertahtaklan mahkota KEREN di kepalanya. kadang juga saya nanya ke ibu, dia siapa. kenapa saat kematiannya begitu banyak orang yang bersedih dan meletakan rangkaian bunga di depan kerajaan Inggris.








dan ketika saya beranjak mengerti, nalar saya mulai berjalan, saya mencari tau sedikit tentangnya. ibu juga menyimpan beberapa foto-fotonya bahkan ditempel di lemari pakaian dalam ukuran cukup besar, saya senang melihat foto-foto yang ibu tempel itu karena saya mengagumi cara berpakaiannya yang begitu ber'kelas'.







ini salah satu foto Diana yang ibu saya punya,