Rabu, 17 November 2010

DIANA, Her Royal Highness Princess of Wales



Diana Frances Spencer merupakan anak kedua dari Edward John Spencer. Diana dilahirkan di Park House, Sandringham, di Norfolk, Inggris.

Diana mempunyai latar belakang keluarga kerajaan dan bangsawan. Dari ibunya, Diana mendapatkan darah Amerika. dan dari ayahnya Diana keturunan langsung Pangeran Charles II. Setelah perceraian ibu ayahnya, Diana telah tinggal bersama ayahnya.

Pada 1977, sewaktu berusia 16 tahun, Diana meninggalkan sekolah West Heath untuk menuntut di Institut Alpin Videmannete di Switzerland, di situ juga, Diana telah berkenalan dengan calon suaminya yang pada masa itu sedang keluar dengan kakaknya, Lady Sarah. Walaupun Diana tidak cemerlang dalam pelajarannya, beliau lebih bagus dalam bidang olahraga dan juga merupakan seorang penyanyi amatir yang baik.

Spencer telah dekat dengan Keluarga Kerajaan Inggris selama berabad-abad, meningkat dalam mendukung kerajaan selama tahun 1600-an. Nenek Diana, Ruth, Lady Fermoy, adalah seorang teman lama dan seorang wanita-dalam-menunggu untuk Ratu Elizabeth The Queen Mother. Ayahnya menjabat sebagai equerry kepada Raja George VI dan untuk Ratu Elizabeth II.

Dari pernikahannya pada 1981 hingga perceraiannya pada 1996 ia bergelar Her Royal Highness Princess of Wales. Dia Putri Diana umumnya disebut oleh media meskipun tidak memiliki hak untuk kehormatan tertentu, seperti yang dicadangkan untuk seorang putri oleh hak waris daripada perkawinan. Meskipun dia terkenal karena dia merintis kegiatan amal, Putri usaha filantropis yang dibayangi oleh skandal-plagued perkawinan. Pahit nya tuduhan perzinahan, mental, kekejaman dan tekanan emosional kepadanya dikunjungi oleh suaminya terpaku dunia untuk sebagian besar tahun 1990-an, pemijahan biografi, artikel majalah dan film televisi.

Dari saat pertunangannya dengan Pangeran Wales pada tahun 1981 hingga kematiannya dalam kecelakaan mobil pada tahun 1997, Diana dapat dikatakan sebagai wanita paling terkenal di dunia, unggulan selebriti perempuan dari generasinya: sebuah fashion icon, yang ideal kecantikan feminin, dikagumi dan ditiru bagi dirinya profil tinggi keterlibatan dalam isu-isu AIDS dan kampanye internasional menentang ranjau darat.


Selama hidupnya, ia sering disebut sebagai orang yang paling banyak difoto di dunia. Pengagum Baginya, Diana, Princess of Wales adalah model peran - setelah kematiannya, bahkan ada panggilan untuk dia dicalonkan untuk kesucian - sementara sang pengkritik melihat hidupnya sebagai kisah peringatan tentang bagaimana obsesi dengan publikasi pada akhirnya dapat menghancurkan individu.


walaupun pada masanya, saya terhitung masih anak-anak, dan gak ngerti siapa dia, dan apa pentingnya untuk dijadikan idola.
tapi karena ibu saya mengaguminya, saya kecil ikut-ikutan suka, yah pada waktu itu cuma karena dia cantik, dan selalu bertahtaklan mahkota KEREN di kepalanya. kadang juga saya nanya ke ibu, dia siapa. kenapa saat kematiannya begitu banyak orang yang bersedih dan meletakan rangkaian bunga di depan kerajaan Inggris.








dan ketika saya beranjak mengerti, nalar saya mulai berjalan, saya mencari tau sedikit tentangnya. ibu juga menyimpan beberapa foto-fotonya bahkan ditempel di lemari pakaian dalam ukuran cukup besar, saya senang melihat foto-foto yang ibu tempel itu karena saya mengagumi cara berpakaiannya yang begitu ber'kelas'.







ini salah satu foto Diana yang ibu saya punya,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar